Aku Arek PENS Menempuh UTS Semester 5 (Edisi : ANTI CURANG MEN !!)

Ujian-Tengah-Semester

Mungkin ane telat kali yaaa bahas UTS secara ini uda UTS hari keempat :v kalo kata anak gaul sih “Latepost” kalo update status di sosmed hahah

tapi gapapa UTS kali ini emejing :3 dan alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar hanya sedikit halangan di mata kuliah Konsep Jaringan Komputer yang ampuunn lumayan susah dikiit :p But.. thanks GOD .. You made this easy to do.

Ngomong2 tentang ujian ni yee , entah itu UTS, UAS, UNAS, Post Test and averything it called, banyak loh yang masih menganggap ujian itu kayak sesuatu yang menakutkan ketimbang pocong :p gak percaya ? buktinya masih banyak yang gak jujur dan ngambil jalan salah buat dapetin nilai bagus, yeeeeee “HINA” :v ups ampuunn..

looh, beneran iniii men -_- salah satunya yeee sekarang nii banyak yang pake modus gadget , atau bolak balik ke kamar mandi buat lihat contekan, soalnya gak jamani nulis dikertas katanya -_- aduuuh yang gak jamani tuuu elu elu yang pada nyontek kalee keleeess :v ha ha ha orang yang masih mengandalkan contekan berarti ndak percaya dengan kemampuan sendiri toh ? padahal UTS dilaksanakan bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang πŸ™‚ kalau pengen dapet nilai bagus ya belajar meeenn πŸ˜€ bukan nyontek,, eits “akuu looh uda belajarr siiist, tapi pas soal ujian udah didepan eeehh malah ambuyar deh, kadang malah apa yang dipelajari gak keluar waktu ujian, ya terpaksa nyontek, trus trus ya aku uda jujur nii, tapi temen sebelah kuu nyontek meenn, nilainya jadi lebih bagus darikuu, gak terima lah”..

Aduuhhh sempiiitt amat sih pikirannyaaaa mbak/mas/dek -_- gini yaa tak kasih tauu, kalau kamu uda belajar mati-matian terus pas ujian apa yang uda kamu pelajari pada buyar berarti kamu kurang DOA meeenn, doa dulu kaliii, biar Tuhan siap membantu kamu atau backupin kamu πŸ™‚ . nah kalau masalah apa yang kamu pelajari gak keluar diujian berarti belajarmu kurang -_- sebenernya belajar gak hanya waktu mau uts aja meen tapi hari-hari biasa juga, atau ketika dosen/guru sedang Β menerangkan itu dengerin baik-baih okaaayyyy ??!! you know what ? dosen / guru gak bakalan ngasih soal yang gak pernah mereka terangkan , So. intinya banyakin belajar, maksimalin belajar, kunci sukses tuh.. namber wan >>>> Ikhtiar atau berusaha dalam artian belajar juga, namber tuu >>>> berdoa sama Tuhan Yang Maha Esa, karena segala sesuatunya Tuhan lah yang menentukan gaaeess, pinali >>>> TAWAKAL alias berserah diri pada Tuhan, setelah kita uda berusaha dan berdoa tinggal kita berserah diri sama Tuhan, dan melihat hasil akhir serta bersyukur dan meningkatkan lagi atas hasil yag nantinya kita dapat.

Laaah kalau masalah temen kamu yang nyontek mah jangan ditiruu -_- monyet kok ditiru :v hahahhaa kamu sama kayak monyetnya dong πŸ˜€ haha bercanda gaees :3 gini gini yaaa πŸ™‚ kejujuran dalam ujian itu pilihan kok, pilihan mau hasil yang berkah atau tidak πŸ™‚ biarin temen mu yang nyontek itu sudah ndak berkah dia hasilnya meskipun bagus, inget hidup cuma sekali dan singkat, jangan habiskan waktumu dengan hal-hal yang keliru, kelak kamu akan menyesal meski itu hanya sebesar debu, justru nii yee kamu harus ngasih contoh yang bagus, junjung tinggi kejujuran dan sportivitas πŸ™‚ orang yang jujur bisa kok dapet hasil yang memuaskan ?:) gak percaya , mana ada pemenang olimpiade sains, atau kompetisi-kompetisi yang menguras otak pakek nyontek, gak ada meen ? HINA tauu gak πŸ˜€ orang gak jujur gak mungkin bisa selamanya dapet hasil yang bagus πŸ™‚ gak peraya ?bukitikan sendiriii deehh, kalau uda buktikan share pengalaman mu disini yaa ? πŸ˜€

oke,, mau UTS niii..

babaiiiiiiiii πŸ˜€

images

Menanggapi SINDIRAN

Mungkin sebagian orang ada yg bersikap cuek atau acuh jika mendapat sindiran, tapi bagi beberapa orang sindiran adalah sebuah tamparan yang panas bahkan bisa saja membengkas (kayak ditampar pake tangan kale ya kok membekas haha). yak.. setiap individu sering halnya memiliki cara-cara untuk menanggapi sindiran-sindiran tersebut.

Β Menanggapi sindiran ala “Kampung Goresan” adalah sebagai berikut :

Β 

1. Jika sindiran tersebut melalui lisan/omongan maka yang harus Anda lakukan adalah “MENDENGARKAN”, dengarkan dulu apa yang mereka celotehkan.

2. Pejamkan mata, tarik nafas dan keluarkan selama 3x berturut-turut secara perlahan. Hal itu akan membuat Anda relaks.

3. Tersenyumlah, tersenyum membuat aura disekitar Anda menjadi lebih positif.

4. Jika 3 hal diatas sudah Anda lakukan, dan membuat hati Anda lebih tenang, maka beranikan mendatangi orang yang menyindir Anda, jika dia sesama jenis Anda maka ucapkan trimakasih dengan tersenyum serta jabat tangannya, namun jika dia lawan jenis Anda maka cukup ucapkan trimakasih dan tersenyum kepadanya. Itu akan membuat dia lebih menghargai Anda daripada sebelumnya.

5. Jika sindiran tersebut melalui sosial media, jelas yang Anda lakukan tiak perlu yang nomer 4, cukup lakukan hingga nomer 3 dan perbaiki diri, sindiran itu bentuk kepedulian seseorang terhadap kita dengan cara yang berbeda. hehehe

Selamat mencoba πŸ™‚ heheheh

Pengen Jago “MASAK” ?

Hai ladies..
Pernah gak sih kalian ditanya “Kamu bisa masak apa aja ?”, bagi yang jago masak sih pasti jawabanya berentek panjaaaang banget, nah kalau yang gak jago masak atau bahkan cuma bisa masak mie instan dan air aja (jedieeeeerrr !!!) pasti tuuh serasa kayak disambar petir, mau jawab apa cobaa ? ya gak sih ? hahaha.
Apalagi kalau yang tanya CAMER (Calon Mertua) hiaaaaaaaaa pasti tuh pada gelabakan mau jawab apa. Udah gak usah kawatir buat para ledies yang tangannya belum pada terlatih  buat megang sutil, ulek-ulek, dsb (hehehe). Kampung Coretan bakal ngasih kalian tips buat kalian yang pengen nantinya bisa jawab jika ada pertanyaan extreme itu πŸ˜€
Nah ini terinspirasi dari temen saya yang kebetulan juga mendapati pertanyaan “aduhai” itu. Oke mulai saja :
1. Kalian gak usah tuh buru-buru buat beli buku resep, celemek atau alat-alat dapur buat memacu motivasi memasak kalian, itu nomer kesekian hahah. Yang harus kalian lakukan adalah Tarik nafas panjang, senyum, berjalan ke dapur, kemudian amati seluruh isi dapur kalian, lihat ada bumbu apa aja. Sudah ? kalau sudah maka ……
2. Ambil kertas (kalau bisa kertas yang berwarna kesukaan Anda) tulis tuh dikertas pake bolpen atau spidol “I WANNA BE MASTER CHEF” tempel di dapur dan kamar kalian. Tulis banyak dikertas yang berbeda motivasi-motivasi Anda agar tidak malas buat memasak. Biasanya motivasi yang ampuh nih, saya kasih contoh  “KALAU SAYA TIDAK BISA MASAK, APA KATA MERTUA SAYA ? SUAMI PASTI JARANG DIRUMAH !! ANAK SAYA AKAN MALU KALAU TAU IBUNYA TIDAK BISA MEMASAK”, atau “ISTRI IDAMAN SALAH SATUNYA ADALAH YANG BISA MEMASAK”, kalimat-kalimat seperti itu akan membangkitkan motivasi Anda dan mengalahkan rasa malas Anda.
3. Minta pada Ibu Anda untuk meminta Anda membantunya masak setiap pagi. Anda tidak perlu sok-sok’an masak sendiri yang malah bikin perut satu rumah mules karena masakan Anda. Awali semua dengan membantu ibu seperti mengiris bawang, mengulek bumbu atau sambal, memotong sayur dan hal-hal kecil lainnya. Sebenarnya memasak adalah kebiasaan, mulailah dari membiasakan diri untuk mebantu ibu didapur.
4. Jika tahap diatas sudah Anda lakukan dalam jangka waktu min seminggu, maka mulailah untuk mencoba meracik bumbu, mintalah kepada ibu Anda bumbu apa saja yang dibutuhkan, semisal bikin Sayur Asam, Anda hanya perlu tanya Ibu Anda apa saja bumbu yang dibutuhkan. Kemudian raciklah sendiri seberapa takarannya dengan meminta ibu Anda mengawasi apakah benar takarannya sesuai. Jika Anda sering meracik bumbu walaupun dengan sepengawasan ibu Anda, maka “feeling” atau cita rasa memasak Anda akan keluar.Anda akan faham dan mengerti takaran-takaran bumbu yang harus disesuaikan dengan porsi masakan Anda.
5. Jika tahapan-tahapan diatas sudah Anda lakukan dan feeling memasak Anda sudah keluar maka pastilah Anda boleh tuh memasak sendiri buat keluarga Anda tanpa sepengawasan ibu Anda. Mulailah memasak dengan masakan yang biasa Anda masak dengan ibu Anda. Mintalah komentar pada Ayah, ibu, adik, kakak, atau anggota keluarga Anda lainnya, komentar-komentar pedas dari saudara Anda atau dari salah satu keluarga jangan dijadikan sebuat tamparan yang malah menurunkan motivasi Anda dalam memasak tapi jadikan hal tersebut sebagai pembelajaran yang akan membuat Anda lebih baik lagi dalam memasak.
6. Jika Anda sudah mahir dalam memasak masakan kebiasaan dirumah, maka Anda boleh tuh membeli buku resep dan memasak masakan yang berbeda sesuai keinginan Anda.
Memasak bukan dilihat dari apa yang kita masak, bukan dilihat darimana kita belajar. Kita pun bisa memasak seenak Chef di hotel-hotel atau restaurant. Memasak adalah tentang rasa, percaya diri, kesenangan, dan CINTA. Memasak dengan Cinta dan dapat menemukan feeling yang pas dalam memasak dapat mempengaruhi cita rasa masakan kita, meskipun yang kita masak sekelas “warteg”, its okey πŸ™‚ gakpapa, yang penting rasanya bung hahaha..
Temukan CINTA dalam memasak, dijamin apapun yang Anda masak akan membuat orang yang mencicipi masakan Anda menemukan CINTA dalam masakan tersebut.
heheheh cara-cara diatas adalah pengalaman pribadi penulis, dan syukur Alhamdulillah bisa menemukan CINTA dalam memasak. Selamat mencobaa yaaa πŸ˜€
GANBATTE (^^)9